Jumat, 25 Maret 2011

struktur bahasa C++

Contoh 1 : Hasil :

// my first program in C++ Hello World!
#include
int main ()
{
cout << "Hello World!";
return 0;
}

Sisi kiri merupakan source code, yang dapat diberi nama hiworld.cpp dan sisi kanan adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.

Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap pemrograman C++. Jika dilihat satu persatu :

// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut.
#include
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat #include memberitahukan preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
int main ()
Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsi main.
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam contoh.
cout << "Hello World";
Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout dideklarasikan dalam header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan maka file ini harus disertakan.
Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi pada program C++ manapun.
return 0;
Intruksi return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0. Ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengakhiri program.

Sejarah Bahasa C ++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.

Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.

Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

Senin, 28 Februari 2011

STACK

Stack
Stack / Tumpukan Yaitu bentuk khusus dari linear list.

Pada Stack, penghapusan serta pemasukan elemennya harus dapat dilakukan disatu posisi, yakni posisi akhir dari list. Posisi ini disebut posisi puncak / top. Elemen stack S pada posisi ini dnyatakan dengan TOP(S).

Jelasnya, bila stack S [S1, S2, . . . , ST ], maka TOP(S) adalah S1. Banyak nya elemen stack S pada suatu saat tertentu biasa disebut sebagai NOEL(S). jadi untuk stack diatas, NOEL(S) = T. seperti halnya pada linear list, pada stack dikenal operasi penghapusan dan pemasukan.
Operator penghapusan dikenal dengan POP, sedangkan operator pemasukan dengan PUSH.

Operasi pada Stack
Ada 4 operasi pada stack :
1.CREATE(S) : menyebabkan stack S menjadi satu stack hampa.
2.ISEMPTY(S) : memeriksa apakah satck S kosong atau tidak.
3.PUSH(E,S) : menambahkan elemen E kedalam stack S dan E ditempatkan sebagai TOP(S).
4.POP (S) : akan mengurangi nilai NOEL(S) dengan 1, suatu kesalahan akan terjadi apabila kita mencoba melakukan POP(S) terhadap stack S yang hampa.
Kesalahan overflow akan terjadi ketika melakukan operasi pemasukan data (PUSH) pada stack yang sudah penuh dah kesalahan underflow ketika stack hampa, dilakukan operasi pengeluaran / penghapusan (POP).

Selasa, 22 Februari 2011

Array dan Record

Array
salah satu struktur data yang penting adalah array (larik).
array merupakan suatu himpunan hingga elemen, terurut dan homogen.
array berguna untuk keperluan pembentukan suatu struktur data lain yang lebih kompleks. hampir setiap jenis struktur data kompleks dapat disajikan secara logik oleh array.


array dapat bertipe integer dan string.
macam - macam array :
- Array dimensi satu
- Array dimensi banyak

- Pemetaan array dimensi satu ke storage, 4 karakteristik :
1. kesederhanaan dari akses elemen
2. mudah untuk ditelusuri
3. efisiensi dari utilasi storage
4. mudah dikembangkan.

- Pemetaan array dimensi banyak ke storage karena memori komputer adalah linear maka array dimensi banyak juga harus dilinearkan apabila akan di petakan ke storage.
dapat dengan menggunakan row major order yaitu pelinearan adalah menyimpan pertama kali baris pertama dari array, kemudian baris ke – 2, dan seterusnya.

- Tringular Array (Array Segitiga)
Dapat merupakan upper tringular (elemen dibawah diagonal utama = 0) ataupun lower tringular (elemen diatas diagonal utama = 0).

- Sparse Array (Array Jarang)
Suatu array yang banyak elemen nol nya.
Contoh :
0 0 1 0 0
0 0 0 0 1
1 0 0 1 0
0 0 0 0 0

Array hanya mempunyai 4 elemen yang bukan 0 dari 25 elemen yang ada!!!

Record
Merupakan koleksi satuan data yang heterogen, yakni terdiri dari berbagau type. Satuan data tersebut disebut sebagai field dari record. Suatu field terdiri dari beberapa subfield.
Sebuah record member informasi tentang berbagai kondisi dari obyek pada permasalahan yang nyata sehari-hari, dan sebuah record biasanya diberi identifikasi oleh key (kunci).

Array berbeda dengan record, yakni array bersifat homogen (terdiri dari tipe data yang sama) dan komponen nya tidak memiliki nama sendiri sedangkan pada record biasanya digunakan dalam filing yang akan disimpan didalam memory sekunder komputer.

Rabu, 16 Februari 2011

struktur data dan tipe data

STRUKTUR DATA
struktur data adalah kumpulan elemen data yang ditentukan tipe datanya, di bentuk / dikelompokkan dan akan diproses sesuai dengan tipe datanya.
struktur data, meliputi:
1. struktur data sederhana, misalnya array dan record.
a. array
array selalu tersedia bagi program didalam pemrograman tingkat tinggi yang banyak dipakai, sebuah array dapat menyatukan satuan sederhana, sejenis, yang masing-masing nya mendapat nama secara kolektif.
b. record
program akan lebih jelas dan lebih sederhana apabila data yang menjadi bagian dari tiap-tiap pekerjaan, diorganisir kedalam suatu unsur tunggal, yakni record.

2. struktur data majemuk, terdiri atas :
a. linear, misal nya stack, queue serta linear list.
struktur data dari tatanan yang lebih tinggi, terbentuk dari record, disini termasuk daftar linear list dan graph. pemakaian yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algortima yang lebih jelas dan tepat , sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih sederhana.
b . nonlinear, misal nya binary tree, m-way search tree, general tree, dan graph.


TIPE DATA
1. data sederhana tunggal, misalnya INTEGER, REAL ,BOOLEAN, dan KARAKTER.
a. INTEGER
bilangan bulat ( ...-3,-2,-1,0,1,2,3...), integer tidak mengandung bilangan pecahan dan dapat di operasikan secara aritmatika.
b. REAL
tipe data numerik yang bukan termasuk integer, seperti bilangan rasiaonal dan bilangan pecahan.
contoh nya : 3.99 , 4.05 , 9/3 , 1/2.
c. BOOLEAN
tipe data yang hanya berisikan TRUE dan FALSE.
d. KARAKTER
elemen nya merupakan aksara (simbol) : (0,1,2,3,4,a,b,c,d,e,!,?,...) yang dapat meliputi digit numerik, alfabetik dan special karakter.

2. data sederhana majemuk, misalnya string
string adalah barisan hingga simbol yang diambil dari himpunan hingga karakter.

Senin, 20 Desember 2010

sistem respirasi

Sistem Respirasi

Sistem respirasi adalah system prnapasan pada manusia.
System pernapasan dibagi menjadi 2 berdasarkan funsi organ :
1. Pernapasan dada.
2. Pernapasan perut.

a. Pernapasan dada
Pernapasan yang menggunakan :
• otot – otot tulang rusuk.
• otot – otot rongga dada
• tulang rusuk
• rongga dada

1. fase inspirasi
tulang rusuk, rongga dada dan otot – otot mengalami kontraksi sehingga rongga dada membesar dan penuh udara.
2. Fase ekspirasi
Tulang rusuk, rongga dada dan otot-otot nya mengalami relaksasi sehingga rongga dada mengempis.

b. Pernapasan perut
Pernapasan yang menggunakan :
• Otot-otot perut
• Diafragma

1. Fase inspirasi
Terjadi nya kontraksi otot diafragma dan diafragme mendatar.
2. Fase ekspirasi.
Proses diafragme kembali ke posisi semula mengalami relaksasi ( mendatar ).

Mekanisme pernapasan.
Mekanisme pernapasan meliputi proses pertukaran udara( O2 dan CO2 ) antara dinding alveolus dan jaringan tubuh dengan pembuluh kapiler darah.
2 macam pernapasan, yaitu :
1. Pernapasan Luar / respirasi eksternal
Adalah proses pengikatan dan pelepasan O2 dan CO2 antara alveolus paru-paru dan kapiler darah.
2. Pernapasan dalam / respirasi internal
Adalah proses metabolisme / pertukaran O2 dan CO2 antara jaringan tubuh dan kapileer darah.
Udara yang berperan dalam proses pernapasan adalah :
a. Udara pernapasan, yaitu udara ekspirasi dan inspirasi pada waktu bernapas biasa, volumenya 500 ml.
b. Udara komplementer, yaitu udara yang ikut masuk dengan udara pernapasan ketika kita bernapas secara dalam. Volumenya 1500 ml.
c. Udara cadangan, yaitu udara yang keluar apabila kita menghembuskan nafas secara dalam. Volumenya 1500 ml
d. Udara residu, yaitu udara yang tetap berada dalam paru-paru. Volumenya 1000 ml.

Ekspirasi CO2
Yaitu proses pengikatan CO2 dalam jaringan dan pelepasan nya dalam alveolus (paru-paru) serta proses pengikatan O2 dari alveolus dan pelepasan nya didalam jaringan yang dilakukan oleh hemoglobin dalam sel darah merah (eritrosit).

Alat-alat pernapasan
Saluran-saluran pernapasan meliputi rongga hidung – faring – trakea – bronkus – brankeolus – alveolus – paru-paru.

a. Rongga hidung (avum nasalis)
Merupakan tempat masuknya udara dalam rongga hidung udara akan mengalami ;
• Penyaringan oleh rambut – rambut rongga hidung.
• Penghangatan, disesuaikan dengan suhu tubuh
Disamping itu udara juga dapat dikenali bau nya karna dalam rongga hidung terdapat indra pembau.
b. Faring (tenggorokan)
Merupakan percabangan saluran yaitu percabangan saluran pernapasan dan saluran pencernaan makan, dibawahnya terdapat pangkal batang tenggorokan dan disini terdapat pita suara.
c. Trakea
Trakea terdiri dari jaringan epitel bersilia, cincin tulang rawan, dan jaringan pengikat.
d. Bronchus (cabang – cabang batang tenggorokan)
Ada 2 cabang, yaitu bronchus kanan dan bronchus kiri, bronchus bercabang-cabang menjadi broncioulus.
e. Alveolus
Mempunyai dinding yang sangat elastic, banyak mengandung kapiler darah yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas.
f. Paru-paru
Dibungkus oleh pleura, berlapis dua, dan diantara keduanya terdapat cairan limfe. Hal ini penting untuk melindungi paru-paru dari gesekan ketika mengembang dan mengempis.

Kapasitas paru-paru
a. Kapasitas vital
Kv = UP + UK + UC
b. Kapasias total
Kt = UP + UK + UC + UR

Kamis, 09 Desember 2010

SISTEM ALAT TUBUH PADA BERBAGAI JENIS MAKHLUK HIDUP

Proses pencernaan pada makhluk hidup dapat dibedakan atas:
1. Pencernaan intrasel, artinya pencernaan yang terjadi didalam sel.
Contoh ;
- hewan bersel satu antara lain : amoeba
- Tumbuhan tingkat tinggi yaitu tumbuhan bunga.

2. Pencernaan ekstra sel, artinya pencernaan makanan yang terjadi diluar sel yaituterjadi dalam saluran pencernaan yang dibantu oleh kelenjar-kelenjar pencernaan yang menghasilkan enzim.
Contoh :
- Hewan bersel banyak, antara lain cacing, katak, burung, kadal, dll
- Manusia

Sistem alat pencernaan pada burung
Saluran pencernaan pada burung terdiri atas: mulut, kerongkongan, lambung, usus halus & usus besar. Kelenjar-kelenjar pencernaan terdiri atas hati dan pankreas.

Sistem alat pencernaan pada reptil
Saluran pencernaan pada kadal terdiri atas : mulut, kerongkongan , lambung, usus, berakhir di kloaka.
Kelenjar pencernaan yaitu kelenjar hati & pankreas. Didalam rongga mulut kadal terdapat gigi, lidah & kelenjar ludah. Gigi terdapat dirahang atas & rahang bawah, tidsak berfungsi untuk mengunyah. Lidah berfungsi untuk menangkap mangsa & kelenjar ludah mwnghasilkan lender untuk memudahkan menelan mangsa / makanan nya.

Sistem alat pencernaan pada amphibi
Saluran pencernaan pada katak terdiri atas : mulut, keringkongan, lambung, usus, berakhir di kloaka.
Kelenjar pencernaan : hati & pancreas.

Sistem alat pencernaan pada ikan
Alat pencrnaan ikan terdiri atas : mulut – keringkongan – lambung – usus – anus. Didalam rongga mulut nya terdapat gigi yang berbentuk kerucut dikedua rahang nya, tan=hang atas, & tahang bawah.. gigi ini berfungsi untuk memegang makanan.
Lidah pada ikan tidak berfungsi sebagai alat pengecap / sebagai pembantu pencernaan.

Sistem alat pencernaan pada hewan invertebrata
- Sistem alat pencernaan pada serangga.
Alat pencernaan belalang terdiri atas : mulut – kerongkongan - tembolok – empedal – lambung - usus – anus.
- Sistem alat pencernaan pada cacing
Susunan alat pencernaan pada makanan cacing tanah terdiri atas: mulut – keringkongan – tembolok – empedal – usus – anus.