Senin, 20 Desember 2010

sistem respirasi

Sistem Respirasi

Sistem respirasi adalah system prnapasan pada manusia.
System pernapasan dibagi menjadi 2 berdasarkan funsi organ :
1. Pernapasan dada.
2. Pernapasan perut.

a. Pernapasan dada
Pernapasan yang menggunakan :
• otot – otot tulang rusuk.
• otot – otot rongga dada
• tulang rusuk
• rongga dada

1. fase inspirasi
tulang rusuk, rongga dada dan otot – otot mengalami kontraksi sehingga rongga dada membesar dan penuh udara.
2. Fase ekspirasi
Tulang rusuk, rongga dada dan otot-otot nya mengalami relaksasi sehingga rongga dada mengempis.

b. Pernapasan perut
Pernapasan yang menggunakan :
• Otot-otot perut
• Diafragma

1. Fase inspirasi
Terjadi nya kontraksi otot diafragma dan diafragme mendatar.
2. Fase ekspirasi.
Proses diafragme kembali ke posisi semula mengalami relaksasi ( mendatar ).

Mekanisme pernapasan.
Mekanisme pernapasan meliputi proses pertukaran udara( O2 dan CO2 ) antara dinding alveolus dan jaringan tubuh dengan pembuluh kapiler darah.
2 macam pernapasan, yaitu :
1. Pernapasan Luar / respirasi eksternal
Adalah proses pengikatan dan pelepasan O2 dan CO2 antara alveolus paru-paru dan kapiler darah.
2. Pernapasan dalam / respirasi internal
Adalah proses metabolisme / pertukaran O2 dan CO2 antara jaringan tubuh dan kapileer darah.
Udara yang berperan dalam proses pernapasan adalah :
a. Udara pernapasan, yaitu udara ekspirasi dan inspirasi pada waktu bernapas biasa, volumenya 500 ml.
b. Udara komplementer, yaitu udara yang ikut masuk dengan udara pernapasan ketika kita bernapas secara dalam. Volumenya 1500 ml.
c. Udara cadangan, yaitu udara yang keluar apabila kita menghembuskan nafas secara dalam. Volumenya 1500 ml
d. Udara residu, yaitu udara yang tetap berada dalam paru-paru. Volumenya 1000 ml.

Ekspirasi CO2
Yaitu proses pengikatan CO2 dalam jaringan dan pelepasan nya dalam alveolus (paru-paru) serta proses pengikatan O2 dari alveolus dan pelepasan nya didalam jaringan yang dilakukan oleh hemoglobin dalam sel darah merah (eritrosit).

Alat-alat pernapasan
Saluran-saluran pernapasan meliputi rongga hidung – faring – trakea – bronkus – brankeolus – alveolus – paru-paru.

a. Rongga hidung (avum nasalis)
Merupakan tempat masuknya udara dalam rongga hidung udara akan mengalami ;
• Penyaringan oleh rambut – rambut rongga hidung.
• Penghangatan, disesuaikan dengan suhu tubuh
Disamping itu udara juga dapat dikenali bau nya karna dalam rongga hidung terdapat indra pembau.
b. Faring (tenggorokan)
Merupakan percabangan saluran yaitu percabangan saluran pernapasan dan saluran pencernaan makan, dibawahnya terdapat pangkal batang tenggorokan dan disini terdapat pita suara.
c. Trakea
Trakea terdiri dari jaringan epitel bersilia, cincin tulang rawan, dan jaringan pengikat.
d. Bronchus (cabang – cabang batang tenggorokan)
Ada 2 cabang, yaitu bronchus kanan dan bronchus kiri, bronchus bercabang-cabang menjadi broncioulus.
e. Alveolus
Mempunyai dinding yang sangat elastic, banyak mengandung kapiler darah yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas.
f. Paru-paru
Dibungkus oleh pleura, berlapis dua, dan diantara keduanya terdapat cairan limfe. Hal ini penting untuk melindungi paru-paru dari gesekan ketika mengembang dan mengempis.

Kapasitas paru-paru
a. Kapasitas vital
Kv = UP + UK + UC
b. Kapasias total
Kt = UP + UK + UC + UR

Kamis, 09 Desember 2010

SISTEM ALAT TUBUH PADA BERBAGAI JENIS MAKHLUK HIDUP

Proses pencernaan pada makhluk hidup dapat dibedakan atas:
1. Pencernaan intrasel, artinya pencernaan yang terjadi didalam sel.
Contoh ;
- hewan bersel satu antara lain : amoeba
- Tumbuhan tingkat tinggi yaitu tumbuhan bunga.

2. Pencernaan ekstra sel, artinya pencernaan makanan yang terjadi diluar sel yaituterjadi dalam saluran pencernaan yang dibantu oleh kelenjar-kelenjar pencernaan yang menghasilkan enzim.
Contoh :
- Hewan bersel banyak, antara lain cacing, katak, burung, kadal, dll
- Manusia

Sistem alat pencernaan pada burung
Saluran pencernaan pada burung terdiri atas: mulut, kerongkongan, lambung, usus halus & usus besar. Kelenjar-kelenjar pencernaan terdiri atas hati dan pankreas.

Sistem alat pencernaan pada reptil
Saluran pencernaan pada kadal terdiri atas : mulut, kerongkongan , lambung, usus, berakhir di kloaka.
Kelenjar pencernaan yaitu kelenjar hati & pankreas. Didalam rongga mulut kadal terdapat gigi, lidah & kelenjar ludah. Gigi terdapat dirahang atas & rahang bawah, tidsak berfungsi untuk mengunyah. Lidah berfungsi untuk menangkap mangsa & kelenjar ludah mwnghasilkan lender untuk memudahkan menelan mangsa / makanan nya.

Sistem alat pencernaan pada amphibi
Saluran pencernaan pada katak terdiri atas : mulut, keringkongan, lambung, usus, berakhir di kloaka.
Kelenjar pencernaan : hati & pancreas.

Sistem alat pencernaan pada ikan
Alat pencrnaan ikan terdiri atas : mulut – keringkongan – lambung – usus – anus. Didalam rongga mulut nya terdapat gigi yang berbentuk kerucut dikedua rahang nya, tan=hang atas, & tahang bawah.. gigi ini berfungsi untuk memegang makanan.
Lidah pada ikan tidak berfungsi sebagai alat pengecap / sebagai pembantu pencernaan.

Sistem alat pencernaan pada hewan invertebrata
- Sistem alat pencernaan pada serangga.
Alat pencernaan belalang terdiri atas : mulut – kerongkongan - tembolok – empedal – lambung - usus – anus.
- Sistem alat pencernaan pada cacing
Susunan alat pencernaan pada makanan cacing tanah terdiri atas: mulut – keringkongan – tembolok – empedal – usus – anus.

Kamis, 04 November 2010

Kepemimpinan

Pemimpin dan Kepemimpinan merupakan suatu kesatuan kata yang tidak dapat dipisahkan secara struktural maupun fungsional. Banyak muncul pengertian-pengertian mengenai pemimpin dan kepemimpinan, antara lain :
• Pemimpin adalah figur sentral yang mempersatukan kelompok (1942)
• Kepemimpinan adalah keunggulan seseorang atau beberapa individu dalam kelompok, dalam proses mengontrol gejala-gejala sosial
• Brown (1936) berpendapat bahwa pemimpin tidak dapat dipisahkan dari kelompok, akan tetapi boleh dipandang sebagai suatu posisi dengan potensi tinggi di lapangan. Dalam hal sama, Krech dan Crutchfield memandang bahwa dengan kebaikan dari posisinya yang khusus dalam kelompok ia berperan sebagai agen primer untuk penentuan struktur kelompok, suasana kelompok, tujuan kelompok, ideologi kelompok, dan aktivitas kelompok.
• Kepemimpinan sebagai suatu kemampuan meng-handel orang lain untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan friksi sesedikit mungkin dan kerja sama yang besar, kepemimpinan merupakan kekuatan semangat/moral yang kreatif dan terarah.
• Pemimpin adalah individu yang memiliki program/rencana dan bersama anggota kelompok bergerak untuk mencapai tujuan dengan cara yang pasti.
Muncul dua pertanyaan yang menjadi perdebatan mengenai pemimpin,
• Apakah seorang pemimpin dilahirkan atau ditempat?
• Apakah efektivitas kepemimpinan seseorang dapat dialihkan dari satu organisasi ke organisasi yang lain oleh seorang pemimpin yang sama?
Untuk menjawab pertanyaan pertama tersebut kita lihat beberapa pendapat berikut :
• Pihak yang berpendapat bahwa “pemimpin itu dilahirkan” melihat bahwa seseorang hanya akan menjadi pemimpin yang efektif karena dia dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinannya.
• Kubu yang menyatakan bahwa “pemimpin dibentuk dan ditempa” berpendapat bahwa efektivitas kepemimpinan seseorang dapat dibentuk dan ditempa. Caranya adalah dengan memberikan kesempatan luas kepada yang bersangkutan untuk menumbuhkan dan mengembangkan efektivitas kepemimpinannya melalui berbagai kegiatan pendidikan dan latihan kepemimpinan.
Sondang (1994) menyimpulkan bahwa seseorang hanya akan menjadi seorang pemimpin yang efektif apabila :
• seseorang secara genetika telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan
• bakat-bakat tersebut dipupuk dan dikembangkan melalui kesempatan untuk menduduki jabatan kepemimpinannya
• ditopang oleh pengetahuan teoritikal yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan, baik yang bersifat umum maupun yang menyangkut teori kepemimpinan.
Untuk menjawab pertannyaan kedua dapat dirumuskan dua kategori yang sudah barang tentu harus dikaji lebih jauh lagi:
• Keberhasilan seseorang memimpin satu organisasi dengan sendirinya dapat dilaihkan kepada kepemimpinan oleh orang yang sama di organisasi lain
• Keberhasilan seseorang memimpin satu organisasi tidak merupakan jaminan keberhasilannya memimpin organisasi lain.
• Tipe-tipe Kepemimpinan :
• Tipe Otokratik
Semua ilmuan yang berusaha memahami segi kepemimpinan otokratik mengatakan bahwa pemimpin yang tergolong otokratik dipandang sebagai karakteritik yang negatif.
Dilihat dari persepsinya seorang pemimpin yang otokratik adalah seseorang yang sangat egois. Seorang pemimpin yang otoriter akan menujukan sikap yang menonjolkan “keakuannya”, antara lain dalam bentuk :
• kecenderungan memperlakukan para bawahannya sama dengan alat-alat lain dalam organisasi, seperti mesin, dan dengan demikian kurang menghargai harkat dan martabat mereka
• pengutmaan orientasi terhadap pelaksanaan dan penyelesaian tugas tanpa mengkaitkan pelaksanaan tugas itu dengan kepentingan dan kebutuhan para bawahannya.
• Pengabaian peranan para bawahan dalam proses pengambilan keputusan.
Gaya kepemimpinan yang dipergunakan pemimpin yang otokratik antara lain:
• menuntut ketaatan penuh dari para bawahannya
• dalam menegakkan disiplin menunjukkan keakuannya
• bernada keras dalam pemberian perintah atau instruksi
• menggunakan pendekatan punitif dalamhal terhadinya penyimpangan oleh bawahan.
• Tipe Paternalistik
Tipe pemimpin paternalistik hanya terdapat di lingkungan masyarakat yang bersifat tradisional, umumnya dimasyarakat agraris. Salah satu ciri utama masuarakat tradisional ialah rasa hormat yang tinggi yang ditujukan oleh para anggiota masyarakat kepada orang tua atau seseorang yang dituakan.
Pemimpin seperti ini kebapakan, sebagai tauladan atau panutan masyarakat. Biasanya tiokoh-toko adat, para ulama dan guru. Pemimpin ini sangat mengembangkan sikap kebersamaan.
• Tipe Kharismatik
Tidak banyak hal yang dapat disimak dari literatur yang ada tentang kriteria kepemimpinan yang kharismatik. Memang ada karakteristiknya yang khas yaitu daya tariknya yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang jumlahnya kadang-kadang sangat besar. Tegasnya seorang pemimpin yang kharismatik adalah seseorang yang dikagumi oleh banyak pengikut meskipun para pengikut tersebut tidak selalu dapat menjelaskan secara konkret mengapa orang tersebut dikagumi.
• Tipe Laissez Faire
Pemimpin ini berpandangan bahwa umumnya organisasi akan berjalan lancar dengan sendirinya karena para anggota organisasi terdiri dari orang-orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi tujuan organisasi, sasaran-sasaran apa yang ingin dicapai, tugas apa yang harus ditunaikan oleh masing-masing anggota dan pemimpin tidak terlalu sering intervensi.

Konflik dalam berorganisasi

Konflik internal dalam organisasi memang sering terjadi dalam dinamika organisasi. Konflik seperti ini tidak jarang menghasilkan ha-hal negatif, yang akan merugikan organisasi (perusahaan). Efisiensi dan efektifitas dalam suatu unit sosial (organisasi) akan bergerak menurun dengan munculnya konflik internal. Hal ini sejalan dengan pernyataan yang dimuat Gede Prama dalam bukunya yang berjudul "Prakek Kepemimpinan Berdasarkan Air" bahwa yang kita butuhkan dalam perusahaan bukanah budaya perusahaan, manajemen strategi ataupun konsep manajemen canggih lainnya, melainkan lobi dan kemampuan mengelola konflik internal.
Dalam artikel yang berjudul "Strategic Outcome of Human Resources Management", Paul A. Heavens memberikan gambaran tentang tingkat relevansi konflik internal dalam mengelola perusahaan. Ia membagi 4 tingkat hubungan antara organisasi dengan lingkungannya, sebagai berikut :
1. Internal Focus.
Perusahaan jenis ini sebenarnya bersaing dengan dirinya sendiri. Untuk itu, ekuitas dan hubungan manusia (public relation) menjadi sangat penting.
2. External Focus.
Tahapan ini kebalikan dari yang pertama. Fokus ditujukan kepada pesaing, karena hidup dan matinya perusahaan dititikberatkan pada kemampuan bersaing perusahaan, sehingga setiap langkah mesti konsisten dengan strategi bersaing.
3. The Organization Environment Boundary Focus.
Disini menekankan inovasi dan fleksibilitas menjadi kunci dalam pengelolaan. Karena tahap ini terjadi persaingan ke dalam maupun di luar perusahaan, maka inovasi diagitasi dengan kepekaan akan perubahan, dan stabilitas diciptakan melalui keamanan psikologis. Di sisi lain, adanya sanksi dapat memacu prestasi optimal.
4. The Inter Unit focus.
Usaha yang terdiri dari banyak unit menekankan pentingnya hubungan antara unit bisnis dalam mengelola usaha.

Keempat model yang dikemukakan Paul A. Heavens di atas, memungkinkan adanya konflik internal pada setiap tingkat (tahap). Namun, tahap pertama dan juga tahap yang ketiga memiliki derajat relevansi paling tinggi menimbulkan konflik internal. Jadi, dalam suatu unit sosial dibutuhkan manajemen strategi (action) dalam usaha penyelesaian konflik, agar dinamika dan cita-cita organisasi dapat berjalan dengan baik.

pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan (desicion making) adalah melakukan penilaian dan menjatuhkan pilihan. Keputusan ini diambil setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternatif. Sebelum pilihan dijatuhkan, ada beberapa tahap yang mungkin akan dilalui oleh pembuat keputusan. Tahapan tersebut bisa saja meliputi identifikasi masalah utama, menyusn alternatif yang akan dipilih dan sampai pada pengambilan keputusan yang terbaik.
Teknik Pengambilan Keputusan
1. Operational Research/Riset Operasi ; Penggunaan metode saintifik dalam analisa dan pemecahan persoalan.
2. Linier Programming ; Riset dengan rumus matematis.
3. Gaming War Game ; Teori penentuan strategi.
4. Probability ; Teori kemungkinan yang diterapkan pada kalkulasi rasional atas hal-hal tidak normal.
Proses Pengambilan Keputusan
1. Merumuskan problem yang dihadapi
2. Menganalisa problem tersebut
3. Menetapkan sejumlah alternatif
4. Mengevaluasi alternatif
5. Memilih alternatif keputusan yang akan dilaksanakan

Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Operasi

Disini pengambilan keputusan berkaitan erat dengan jangka waktu perencanaan. Perencanaan dalam keberadaannya dipecah menjadi perencanaan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. Perencanaan jangka panjang berhubungan dengan hal strategis sehingga pengambilan keputusannya merupakan tanggung jawab pimpinan puncak.
Perencanaan jangka panjang mencakup penyusunan kebijakan seperti lokasi fasilitas dan pengembangannya, penentuan kapasitas, pengembangan produk baru, penelitian dan pengembangannya, dan investasi. Selain perencanaan jangka panjang ada perencanaan jangka menengah. Perencanaan tersebut, dimulai setelah perencaan jangka panjang dan berhorizon waktu sekitar 3 sampai dengan 24 bulan. Perencanaan jangka menengah merupakan tugas manajer operasi yang akan membuat keputusan taktis seperti perencanaan penjualan, anggran produksi, tenaga kerja, dan tingkat persediaan. Berbeda dengan perencanaan jangka menengah, perencanaan jangka pendek berhorizon waktu tidak lebih dari 3 bulan.
Perencaan ini, tanggung jawab personel operasi yang bekerja dengan supervisor untuk menjabarkan perencanaan di atasnya dimana keputusannya mencakup penugasan kerja, penjadwalan, pembebanan, dan pengiriman. Sebenarnya pengambilan keputusan selalu ada dalam setiap tahapan operasi perusahaan. Jadi dimana ada operasi perusahaan disitu ada pengambilan keputusan.

Minggu, 10 Oktober 2010

teori organisasi umum

Pendahuluan



Organisasi di dunia ini sudah sangat berkembang pesat, dari tahun ketahun banyak terlahir organisasi-organisasi baru dan tidak pandang usia dari remaja sampai usia lanjut dari organisasi itu sendiri pun bnyak sekali tujuan-tujuan dari pembuatan organisai itu entah untuk mencari keuntungan (komersil) ataupun untuk social.

Tetapi banyak diantara mereka yang merupakan pendiri dari organisasi itu hanya mengetahui tujuan nya saja tanpa mengerahui cirri-ciri organisasi itu dan teori dari organisasi.

Terhubung dengan itu makalah ini dibuat untuk pembaca agar dapat mengenal lebih teori-teori organisasi serta masyarakat juga dapat membuat organisasi itu sendiri dan dapat mengelola nya dengan baik.





Latar Belakang

Latar belakang pembuatan tulisan yaitu untuk menunjukkan kepada semua orang apa itu unsur-unsur organisasi, ciri-ciri dan teori organisasi itu yang bertujuan agar mereka dapat mendirikan sebuah organisasi dengan tidak melupakan latar belakang dari organisasi itu.
Kebanyakan organisasi di dunia modern sekarang ini merupakan organisasi komersil yaitu dengan mengejar keuntungan sebesar-besar nya, sekarang timbul ny pertanyaan, apakah salah ketika oganisasi itu mengejar keuntungan??? Jawaban nya tentu saja tidak, tujuan organisasi itu dibuat oleh sekelompok anggota perintis organisasi itu sendiri. tujuan organisasi tidak dilarang oleh siapapun tentu saja dalam hal kebaikan, organisasi juga mencari keuntungan dengan apa yang mereka punya apakah itu barang ataupun jasa.











ciri-ciri dari organisasi
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
-Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Menyangkut hal itu pengertian organisasi juga merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.


Unsur-unsur Organisasi
• Sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama.
• Proses kerja sama sedikitnya antara dua orang
• Jelas tugas dan kedudukannya masing-masing
• Ada tujuan tertentu
1. Sebagai Wadah Atau Tempat Untuk Bekerja Sama
Organisasi adalah merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang-orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa adanya organisasi menjadi saat bagi orang-orang untuk melaksanakan suatu kerja sama,
2. Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang
Suatu organisasi, selain merupakan tempat kerja sama juga merupakan proses kerja sama sedikitnya antar dua orang
3. Jelas tugas kedudukannya masing-masing
Dengan adanya organisasi maka tugas dan kedudukan masing-masing orang atau pihak hubungan satu dengan yang lain akan dapat lebih jelas,
4. Ada tujuan tertentu
Betapa pentingnya kemampuan mengorganisasi bagi seorang manajer. Suatu perencanaan yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya dari pada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik.
- Pelaksanaan tugas pekerjaan mempunyai kemungkinan dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif
Teori Organisasi
Teori organisasi klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan wewenang , tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terdapat bila orang-orang bekerja bersama.
Teori organisasi klasik terdiri atas :
(1) teori birokrasi
(2) teori administrasi dan
(3) manajemen ilmiah.
Teori birokrasi dipelopori oleh max weber, menurut max weber birokrasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu:

1) Pembagian kerja yang jelas
Pembagian kerja atau spesialisasi harus sesuai dengan kemampuan seseorang.
2) Hierarki wewenang dirumuskan dengan baik
Sentralisasi kekuasaan berdasarkan suatu hierarki dengan pemisahan jelas peringkat atas dan bawah.
3) Program rasional untuk mencapai tujuan
Seleksi dan promosi personalia didasarkan atas kecakapan teknis, dan pendidikan latihan serta persyaratan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan pelaksanaan tugas.
4) Sistem dan prosedur bagi penanganan situasi kerja
Perlu catatan tertulis demi kesinambungan, keseragaman dan transaksi.
5) Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiaban-kewajiban posisi para pemegang jabatan.
6) Hubungan antar pribadi bersifat normal
Ada pemisahan antara masalah pribadi dengan masalah formal organisasi.

Jumat, 18 Juni 2010

potensi diri

Manusia adalah makhluk yang unik dan dari keunikan itu terjadilah beragam potensi yang dimiliki oleh manusia dimana potensi tersebut berbeda dalam setiap indvidu itu sendiri, setiap individu mampu untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya tetapi timbul permasalahan bagaimana cara nya setiap manusia mampu mengembanglan potensi yang ada dalam diri nya.

Terkadang anugerah sebagai manusia inilah yang sering kali dilupakan manusia. Manusia itu selalu sibuk memikirkan dan menghitung kelebihan orang lain. Sering merasa menjadi orang yang tidak beruntung. Sering kali menghitung kekurangan dan ketidakberuntungan nya dibandingkan dengan orang lain. Padahal setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada satu manusia pun yang sama karakternya, walau pun mereka kembar identik. Oleh karena itu, masing-masing manusia pada dasarnya memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang lain, tinggal bagaimana kita menggalinya dan mengasahnya.

Potensi manusia itu dapat berguna baik untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarga dan orang lain, pemaksimalan potensi yang ada akan mengantarkan manusia itu kedalam kesuksesan karna dengan potensi yang dimiliki nya manusia itu mampu menguasai sesuatu hal tetapi jika potensi tersebut tidak dikembangkan maka akan terjadi kesia-siaan potensi dalam dirinya. Cara seseorang mengembangkan potensi itu bermacam – macam salah satu nya dengan terus menggunakan potensi nya dan percaya diri bahwa potensi yang dimiliki nya tidak dipunyai oleh orang lain.

Selasa, 04 Mei 2010

hidup ini indah

Memang bukan sesuatu yang mudah untuk dimengerti, apalagi dipraktikkan. Sebagai makhluk sosial, kita dituntut untuk belajar mencintai kehidupan dan belajar berinteraksi dengan manusia lain di muka bumi ini. Selama kita mampu menempatkan diri, tahu dan mampu menghargai hak-hak orang lain, serta mengerti pula keberadaan jati diri sendiri di setiap jenjang proses kehidupan, maka kita akan menjadi manusia yang lentur.

Dengan begitu, ke mana pun kita bergaul akan mendapat tempat dan selalu memberikan kehangatan, kedamaian, kegembiraan. Dan kebahagiaan hidup pun akan muncul secara alami ketika kita mengenal arti sebuah persahabatan dimana persahabatan itu akan menuntun kita untuk saling peduli terhadap terhadap orang lain dan kita dapat menjadi orang yang berarti bagi nya. Solidaritas adalah kunci utama dai sebuah persahabatan.

Keindahan hidup juga dapat di dapat saat kita mampu memenuhi keinginan kedua orang kita dan saudara-saudara kita, ketika itu kita akan sangat bangga terhadap diri sendiri dan akan menjadikan sebuah pengalaman hidup yang akan berguna di lain waktu.

Hidup ini memang indah bila kita terus memaknai nya dengan fikiran yang positif dan terus membuang semua fikiran yang negatif dan ketika kita berfikir positif maka Insya Allah kita akan dihadapkan dengan sesuatu yang baik dan sebaliknya. Tetapi setiap manusia itu juga harus mengakui bahwa tidak selamanya kehidupan yang kita jalankan akan selamanya indah pasti ada sesuatu yang hal yang kurang menarik menghampiri. Sesungguh nya disaat itulah Allah SWT mencoba sampai dimanakah kita berusaha untuk memecahkan permasalahan itu dan bagaimana usaha kita untuk meraih sebuah kebahagiaan dari cobaan yang kita alami tadi.

Selasa, 30 Maret 2010

Tujuan hidup manusia

Tujuan manusia hidup adalah untuk beribadah kepada sang pencipta, mencari kesenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat, mencari ilmu, membahagiakan kedua orang tua, memiliki keuarga yang sakinah, mawadah, warohmah. untuk memperoleh itu semua manusia itu harus bekerja / berusaha untuk meraih tujuan itu.
Setiap manusia memang harus memahami tujuan hidupnya, karena Manusia dalam pandangan Allah SWT tidak memperoleh apa-apa kecuali yang ia usahakan sendiri, tanpa menanggung kesalahan orang lain. Setiap manusia wajib hukumnya merencanakan dan memiliki tujuan hidupnya, karena pada hakikatnya, manusia diciptakan sebagai makhluk yang baik (fithrah) dan memiliki akal daripada mahluk ciptaan Allah lainnya. Alam ini disediakan oleh Allah bagi kepentingan manusia untuk kesejahteraan hidupnya, baik yang bersifat spiritual maupun yang bersifat material. Alam diciptakan Allah sebagai wujud yang baik dan nyata , dan dengan hukum-hukumnya yang tetap. Dan semua ini akan terwujud jika setiap manusia menggunakan akalnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tuntunan agama serta selalu melangkah dengan berlandaskan ibadah serta ridho Nya.
Jika pada suatu saat seandaikan kita mempunyai tujuan hidup untuk menjadi orang yang memiliki banyak materi dan ketika kita jatuh maka kita harus berjuang untuk bangun kembali dan berusaha lagi untuk melanjutkan perjuangan, ingat\Allah tidak akan memberikan hamba - Nya cobaan yang tidak bias dilalui oleh hamba – Nya. Dan selalu ada kemudahan didalam kesulitan. kita harus sabar menghadapi semua cobaan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita karena dengan cobaan itu kita akan semakin dekat dengan apa yang kita inginkan, tujuan hidup.

Jumat, 26 Februari 2010

perbedaan IQ, EQ dan SQ

IQ, EQ dan SQ
Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling cerdas di antara makhluk-makhluk Tuhan lainnya karena manusia mempunyai daya rasa, karsa, dan cipta.
Tetapi banyak manusia yang tidak menggunakan kecerdasan itu sehingga manusia itu sendiri akan bersikap seperti orang yang tidak semestinya dengan kata lain ia bertindak dengan tidak mendengarkan kata hati nya.
Dalam hal ini kecerdasan seseorang itu berkaitan dengan :
1. IQ ( kecerdasan Intelektual )
Yaitu kecerdasan yang mengandalkan kecepatan otak dalam menangkap, mengartikan / mengkonversikan suatu hal.
Seseorang dapat dikatakan pintar karena orang tersebut cepat dalam menangkap informasi yang diberikan.

2. EQ ( kecerdasan Emosi )
Yaitu kecerdasan yang dalam pelaksanaan nya adalah pengambilan keputusan / sikap seseorang terhadap sesuatu atau dengan kata lain menggunakan perasaan.
Tidak semua orang dapat mengendalikan kecerdasan emosi nya dengan baik dan juga tidak dapat menggunakan emosi itu dengan benar jika begitu maka orang tersebut akan masuk ke dalam amarah yang mungkin ia sendiri tidak sadar apa yang telah ia perbuat, tetapi jika ia dapat mengendalikan emosi nya maka ia akan dapat menciptakan keseimbangan dalam diri ny .

3. SQ ( kecerdasan spiritual )
Yaitu kecerdasan dalam berhubungan dengan Tuhan dimana orang tersebut peka dalam memaknai kenyataan hidup tentang penderitaan, kesuksesan, masalah-masalah yang dialami nya.
Seseorang yang mempunyai SQ tinggi akan mampu memberikan makna positif dalam setiap penderitaan / masalah-masalah tersebut dan makna itu akan membangkitkan jiwa nya sehingga orang tersebut tidak mudah menyerah maupun putus asa.

Jika setiap manusia dapat mengendalikan ketiga hal di atas maka manusia itu akan menjadi makhluk Tuhan yang d segani oleh orang banyak, sehingga kehidupan nya akan selalu di penuhi oleh senyuman-senyuman dari orang yang menyukai diri ny.