Jumat, 25 Maret 2011

Aljabar Boolean

•Misalkan terdapat
-Dua operator biner: + dan 
-Sebuah operator uner: ’.
-B : himpunan yang didefinisikan pada opeartor +, , dan ’
-0 dan 1 adalah dua elemen yang berbeda dari B.
Tupel
(B, +, *, ’)
disebut aljabar Boolean jika untuk setiap a, b, c  B berlaku aksioma-aksioma atau postulat Huntington berikut:
1. Closure: (i) a + b  B
(ii) a  b  B
2.Identitas: (i) a + 0 = a
(ii) a  1 = a

3. Komutatif: (i) a + b = b + a
(ii) a  b = b . a

4. Distributif: (i) a  (b + c) = (a  b) + (a  c)
(ii) a + (b  c) = (a + b)  (a + c)

5. Komplemen : (i) a + a’ = 1
(ii) a  a’ = 0




• Untuk mempunyai sebuah aljabar Boolean, harus diperlihatkan:
1. Elemen-elemen himpunan B,
2. Kaidah operasi untuk operator biner dan operator uner,
3. Memenuhi postulat Huntington.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar